Modal Nikah di KUA – Menikah di KUA sering dianggap sebagai jalan keluar paling aman untuk memangkas biaya. Tidak sedikit yang kemudian berpikir, “Ya sudah, nikah di KUA saja. Katanya cuma Rp600 ribu.”
Tapi, tunggu dulu.
Angka Rp600 ribu tersebut memang benar. Namun, ada konteks yang perlu diluruskan. Biaya Rp600 ribu bukan berarti setiap pasangan yang menikah di KUA harus membayar nominal tersebut. Justru, jika akad dilaksanakan di kantor KUA pada hari dan jam kerja, biaya pencatatan nikahnya adalah Rp0 alias gratis. Sementara tarif Rp600 ribu berlaku untuk pelaksanaan nikah di luar kantor KUA dan/atau di luar hari atau jam kerja sesuai ketentuan yang berlaku.
Masalahnya, menghitung modal menikah tidak berhenti pada biaya pencatatan saja. Ada mahar, pakaian pengantin, makeup, dokumentasi, konsumsi keluarga, transportasi, sampai berbagai kebutuhan kecil yang kalau dikumpulkan ternyata nominalnya lumayan juga.
Jadi, apakah modal nikah di KUA benar-benar lebih hemat? Jawabannya bisa iya. Tapi bisa juga tidak terlalu jauh berbeda dengan intimate wedding, tergantung bagaimana kamu menjalankan konsep pernikahannya.
Modal Nikah di KUA dan Perintilan Biaya yang Jarang Disebut

Kalau kamu sedang mencari informasi soal modal nikah di KUA, mungkin kamu akan menemukan banyak tulisan yang menyebut angka Rp600 ribu. Angka tersebut memang bukan angka yang sepenuhnya salah, tetapi konteksnya sering terlewat.
Kementerian Agama menjelaskan bahwa pernikahan yang dilaksanakan di KUA pada hari dan jam kerja dikenakan tarif Rp0. Sementara pernikahan yang dilakukan di luar KUA dikenakan biaya Rp600.000 sebagai penerimaan negara bukan pajak. Informasi serupa juga masih dicantumkan oleh layanan KUA Kementerian Agama pada 2026.
Namun, jangan buru-buru menganggap modal menikahmu hanya Rp600 ribu atau bahkan Rp0. Sebab, ada beberapa perintilan yang tetap harus kamu siapkan.
1. Mahar Tetap Ada
Menikah di KUA bukan berarti kamu bisa datang hanya dengan membawa dokumen administrasi, lalu pulang sebagai pasangan suami istri tanpa mengeluarkan biaya lain. Ada satu hal yang tetap perlu disiapkan, yaitu mahar.
Mahar merupakan pemberian wajib dari calon suami kepada calon istri dalam akad pernikahan. Bentuk dan nominalnya bisa disepakati oleh kedua calon pengantin sesuai kemampuan dan kesepakatan bersama. Kalau memang sedang mentok di biaya, cincin sederhana pun bisa menjadi pilihan jika memang disepakati oleh kedua pihak.
Jadi, jangan sampai kamu terlalu fokus mengejar label “nikah gratis” sampai lupa bahwa ada kebutuhan lain yang tetap melekat dalam prosesi pernikahan. dan yang penting soal mahal bukan seberapa mahal maharnya, tetapi kesepakatan dan kemampuan pasangan dalam mempersiapkannya.
2. Ada Biaya Lainnya yang Sering Tidak Ikut Dihitung
Ini bagian yang membuat perhitungan modal nikah di KUA meleset. Misalnya kamu sudah menghitung “Biaya akad = gratis”
Selesai?
Belum tentu. Apakah setelah akad kamu dan keluarga tidak makan? Apakah kamu tidak membutuhkan pakaian yang layak untuk akad? Keluarga yang datang semuanya bisa berangkat sendiri? Apakah tidak ada yang perlu didokumentasikan? Apakah kamu benar-benar tidak ingin makeup? dan masih banyak lagi.
Dari pertanyaan di atas saja sudah cukup menjelaskan biaya yang akan muncul di luar pencatatan akad.
Apalagi persoalan kendaraan. Kalau rumah kamu dekat dengan KUA dan keluarga hanya beberapa orang, mungkin kendaraan pribadi sudah cukup. Namun, bagaimana kalau anggota keluarga yang ikut cukup banyak? Bagaimana kalau orang tua atau keluarga membutuhkan kendaraan yang lebih nyaman? Bagaimana kalau setelah akad ada acara lain di lokasi berbeda? Kebutuhan transportasi bisa ikut masuk ke dalam perhitungan.
Karena pernikahan yang hemat bukan berarti harus menghilangkan semua hal yang kamu sukai. Hemat artinya tahu mana yang memang kamu butuhkan, mana yang bisa dikurangi, dan mana yang sebenarnya hanya kamu lakukan karena melihat pernikahan orang lain. Dan yang tidak kalah penting, jangan sampai mengejar pesta satu hari dengan mengorbankan kehidupan setelah menikah yang harus dijalani bertahun-tahun.
Jadi, saat menghitung modal nikah di KUA, jangan hanya memasukkan angka yang dibayarkan kepada KUA. Hitung seluruh kebutuhan dari berangkat sampai pulang.
Baca juga: 2 Masjid di Bandung untuk Pernikahan Intimate dan Syahdu Banget
Modal Nikah di KUA Apakah Benar-benar Lebih Hemat?

Sekarang kita masuk ke pertanyaan yang sebenarnya. Apakah menikah di KUA benar-benar lebih hemat? Kalau yang dibandingkan hanya biaya pencatatan pernikahan, tentu saja iya. Menikah di kantor KUA pada hari dan jam kerja memiliki tarif Rp0. Ini memang jauh lebih murah dibandingkan menyelenggarakan akad di luar KUA yang dikenakan tarif Rp600.000.
Namun, kalau yang dibandingkan adalah total pengeluaran satu hari pernikahan, ceritanya bisa berbeda.
Misalnya kamu menikah di KUA, tetapi setelah itu tetap ingin mengadakan selamatan sederhana. Kamu menggunakan MUA, fotografer, menyewa pakaian, menyiapkan makanan untuk keluarga, serta menyewa kendaraan karena lokasi rumah dan KUA cukup jauh.
Akhirnya, biaya yang keluar bukan lagi Rp0. Bahkan bisa mencapai jutaan rupiah.
Sebagai gambaran, konsep pernikahan sederhana atau intimate wedding bisa saja menghabiskan sekitar belasan juta rupiah ketika sudah memasukkan kebutuhan seperti dekorasi, MUA, fotografer, dan selamatan. Besarnya tentu sangat bergantung pada vendor, jumlah tamu, lokasi, serta standar yang kamu pilih.
Di sinilah kamu perlu membedakan antara “menikah di KUA” dan “menikah dengan konsep hemat.”
Kamu bisa menikah di KUA tetapi tetap mengeluarkan banyak uang karena setelah akad masih mengadakan berbagai acara dan selalu ada perintilan lain. Atau sebaliknya, kamu juga bisa melakukan intimate wedding dengan jumlah tamu terbatas dan mengontrol vendor dengan ketat sehingga biayanya tidak terlalu jauh dari pernikahan sederhana di KUA.
Jadi, jangan sampai memilih KUA hanya karena sedang ikut tren. Namun, kalau tujuanmu memang benar-benar ingin menekan pengeluaran sampai seminimal mungkin, konsepnya harus konsisten.
Nikah di KUA, ya nikah di KUA.
Tidak perlu memaksakan diri menambahkan banyak printilan hanya karena takut pernikahan terlihat terlalu sederhana. Tidak ada yang salah dengan akad sederhana bersama orang-orang terdekat.
Baca juga: Nih Pembagian Biaya Nikah Laki Laki dan Perempuan, Catat Yuk!
Mau Nikah di KUA atau Intimate Wedding? Sewa Mobilnya di Sini Aja

Sudah cukup membahas soal perintilan? Kini ayo beralih ke kendaraan wedding. Apalagi kalau jarak rumah ke KUA cukup jauh dan kamu tidak hanya perlu membawa pasangan, tetapi juga orang tua serta keluarga, ini jadi sangat penting.
Mau menikah di KUA maupun mengadakan intimate wedding, kendaraan tetap bisa menjadi bagian penting dari persiapan. Kalau kamu membutuhkan sewa mobil pernikahan di Bandung, silahkan cek website sewaalphardbandung.com.
Mereka secara khusus menyediakan sewa mobil Bandung untuk pengantin dan keluarga. Pilihannya mencakup mobil yang cocok untuk pengantin, dan ada yang kapasitas besar untuk keluarga. Sopir sudah termasuk dalam biaya (All in), dan dekorasi kendaran kalau ingin tetap pakai bisa dibicarakan saat booking.
Kalau ingin mengetahui pilihan kendaraan dan informasi sewanya, kamu bisa menghubungi WhatsApp admin di 0811-2024-1755 ya.
Atau klik tombol di bawah ini untuk ngobrol lebih lanjut.