Ayam Goreng Legend di Bandung – Kalau sedang berada di Bandung, rasanya hampir mustahil pulang tanpa kulineran. Ada banyak sekali ayam goreng di kota ini, pilihannya terlalu banyak. Sangat sulit memilahnya tanpa bantuan ulasan orang lain.
Kalau kamu termasuk tipe yang lebih suka bermain aman daripada berjudi dengan tempat makan yang belum jelas kualitasnya, memilih ayam goreng legend di Bandung bisa menjadi keputusan yang tepat. Tempat-tempat seperti ini biasanya bertahan bukan karena promosi besar-besaran, melainkan karena rasa yang konsisten sehingga pelanggan terus datang kembali. Dan ini yang akan kita bahas di sini.
Kalau kebetulan sedang berburu kuliner di Kota Kembang, berikut tiga ayam goreng legend di Bandung yang layak masuk daftar tujuanmu.
3 Ayam Goreng Legend di Bandung Terbaik, Wajib Dicoba
Ketiga tempat berikut punya daya tarik masing-masing, tetapi sama-sama berhasil mempertahankan pelanggan setianya selama bertahun-tahun.
1. Siu Yong Ayam Goreng

Kalau biasanya kamu menghindari ayam kampung karena takut alot saat dimakan, Siu Yong bisa mengubah pendapatmu.
Tempat makan sederhana ini termasuk salah satu ayam goreng kampung legend di Bandung yang belum terlalu banyak diketahui wisatawan. Lokasinya cukup tersembunyi, berada di samping belakang ABC Store. Kalau ingin berkunjung, kamu bisa parkir di pinggir jalan lalu masuk ke gang kecil di samping ABC Store. Warungnya berada di bagian paling pojok.
Suasananya benar-benar sederhana. Area makannya berada di dalam rumah pemiliknya dengan meja dan kursi seadanya. Rasanya seperti sedang bertamu ke rumah saudara sendiri. Justru kesederhanaan inilah yang membuat pengalaman makannya terasa hangat. Pelayanan dari bapak dan ibu pemiliknya juga dikenal sangat ramah.
Perlu diketahui, tempat makan ini dikelola oleh keluarga keturunan Tionghoa dan tidak terdapat keterangan halal. Karena itu, bagi pengunjung muslim sebaiknya menanyakan langsung terlebih dahulu sebelum memesan agar lebih tenang.
Soal rasa, banyak orang menganggap ayam goreng di sini benar-benar berbeda. Daging ayam kampungnya sangat empuk hingga tidak perlu usaha keras untuk mengunyahnya. Bumbu ungkepnya terasa sampai ke bagian dalam daging sehingga setiap gigitan tetap gurih.
Yang paling unik justru taburannya. Kalau biasanya ayam goreng memakai kremesan, di sini justru menggunakan taburan kacang goreng yang memberikan sensasi renyah sekaligus gurih. Sambalnya sendiri memiliki karakter manis khas ayam goreng Jogja sehingga cocok dipadukan dengan ayam kampungnya.
Kalau berkunjung, jangan lupa memesan sayur asemnya. Perpaduan kuah segar dengan ayam goreng berbumbu membuat pengalaman makannya semakin lengkap.
Beberapa harga yang bisa menjadi gambaran antara lain:
- Ayam kampung paha: sekitar Rp35.000
- Nasi putih: Rp6.000
- Perkedel isi 3 buah: Rp10.000
- Teh tawar gratis
Memang harganya sedikit lebih tinggi dibanding ayam goreng biasa, tetapi kualitas ayam, rasa, dan keramahan pelayanannya membuat banyak pelanggan merasa sepadan.
Karena sering habis sebelum siang, sebaiknya datang sebelum pukul 12.00 jika ingin mendapatkan menu yang masih lengkap.
Baca juga: Harga Menginap di Grand Mercure Bandung, Breakfast Included!
2. Ayam Goreng Kurnia

Di tengah menjamurnya berbagai rumah makan ayam di Bandung, Ayam Goreng Kurnia tetap memiliki pelanggan yang loyal. Kalau kamu mencari tempat yang estetik untuk berfoto, mungkin ini bukan jawabannya.
Warungnya sederhana, bangkunya tidak banyak, bahkan suasananya benar-benar seperti warung makan tempo dulu. Pilihan menunya juga sangat simpel. Hanya tersedia ayam goreng kampung, tahu, tempe, usus, ati ampela, nasi, dan beberapa pelengkap lainnya. Namun ayam gorengnya benar-benar enak.
Ayam kampung yang digunakan memiliki ukuran cukup besar dengan bumbu yang benar-benar meresap hingga ke dalam. Salah satu ciri khas yang banyak disukai pelanggan adalah kremesannya yang memiliki aroma ketumbar cukup kuat sehingga memberikan rasa berbeda dibanding ayam goreng pada umumnya.
Untuk sambalnya, pendapat pelanggan cukup beragam. Sebagian menyukai rasanya yang ringan, sementara sebagian lain menganggap sambalnya kurang pedas, bahkan hampir tidak pedas sama sekali. Jadi kalau kamu pencinta sambal super pedas, mungkin ekspektasinya perlu sedikit disesuaikan. Lalapan yang disediakan juga sederhana, hanya berupa selada dan mentimun.
Karena tempatnya cukup kecil, suasana saat jam makan siang sering kali sangat ramai. Ruang geraknya terbatas sehingga pengunjung bisa saling bersenggolan ketika antre atau mencari tempat duduk. Bahkan ketika waiting list terjadi, beberapa pelanggan mengaku sempat bingung harus menunggu di mana.
Bagi pengunjung baru, sistem makannya juga mungkin sedikit membingungkan. Tidak sedikit yang bertanya-tanya apakah nasi mengambil sendiri, sambalnya di mana, tisu tersedia di mana, atau apakah sambal akan diantar oleh pelayan. Walaupun semuanya bisa ditanyakan kepada pegawai, pengalaman pertama memang membutuhkan sedikit penyesuaian.
Namun setelah makan, kebanyakan pelanggan sepakat bahwa kualitas ayam gorengnya tetap layak dicoba.
3. Ayam Goreng Indrawati

Selain dua di atas, kamu juga bisa datang ke tempat ini. Termasuk ayam goreng yang masuk jajaran rekomendasi pilihan netizen di bandung. Buka sejak tahun 1966.
Lokasinya berada di Jalan Lengkong Besar, dekat perempatan Hotel Lengkong. Dari luar bangunannya memang tidak terlalu mencolok karena bentuknya menyerupai rumah. Namun begitu masuk, tempat makannya terasa bersih, nyaman, dan cukup rapi. Area parkirnya memang tidak terlalu besar, tetapi jika penuh biasanya pengunjung masih bisa memanfaatkan area parkir di pinggir jalan sekitar.
Menu yang tersedia juga tidak banyak, terdiri dari ayam goreng kampung, tahu, tempe, ati ampela, sayur asem, dan lalapan. Ukuran ayamnya cukup beragam sehingga bisa disesuaikan dengan selera maupun anggaran. Mulai dari ukuran kecil, sedang, besar, hingga jumbo tersedia di etalase.
Sistem pembeliannya pun cukup praktis. Pengunjung langsung memilih potongan ayam yang diinginkan di etalase, kemudian melakukan pembayaran sebelum duduk menikmati makanan.
Daya tarik utama tempat ini tentu ada pada bumbu ayamnya. Banyak pelanggan mengatakan bahwa bumbu ungkepnya memiliki cita rasa khas yang sulit ditemukan di tempat lain. Bahkan ada yang mengaku bisa menghabiskan sepiring nasi hanya dengan bumbu ayamnya saja karena rasanya sangat gurih dan nikmat. Daging ayamnya juga empuk sehingga tetap nyaman disantap meskipun menggunakan ayam kampung.
Untuk sambal, pendapat pelanggan kembali cukup beragam. Sebagian merasa sambalnya kurang pedas. Namun bagi yang tidak terlalu menyukai makanan pedas, rasa sambalnya justru terasa pas dan tetap bisa dinikmati semua kalangan.
Harga makan di sini memang berada sedikit di atas rata-rata ayam goreng biasa. Meski begitu, ukuran ayam yang cukup besar, kualitas daging, dan bumbu khasnya membuat banyak pelanggan merasa pengeluaran tersebut tetap sebanding dengan pengalaman yang didapat.
Baca juga: Top 3 Ayam Goreng Bandung Terkenal Enak Bikin Nagih, Catat!
Yuk Keliling Kulineran Legend Bareng Kami, Mobil Siap Antar di Bandung!

Butuh mobil dan supir yang siap mengantarmu kemanapun di kota ini? Jangan sampai salah pilih layanan sewa mobil, langsung buka saja website sewaalphardbandung.com.
Eh ini kan tempat sewa mobil Alphard, mahal dong nanti? Kalau kamu mengutamakan kenyaman dan pergi bersama keluarga, tidak ada yang namanya “harga mahal” lagi pula biaya sewanya mulai 1.5 jutaan kok. Sudah plus supir dan all in.
Dan juga, selain alphard, sebenarnya masih ada unit lain yang tidak terlalu mewah, misalnya Innova atau Hiace. Kamu hanya perlu bertanya saja pada admin mereka tentang opsi kendaraan lainnya yang ready.
Tidak perlu punya sim ya, karena sistemnya dengan supir, bukan lepas kunci. Makan sopir juga sudah ditanggung perusahaan (termasuk dalam biaya sewa), jadi kamu tidak perlu merasa harus membayar lebih di luar biaya mobil.
Kenapa lebih baik sewa dengan sopir? Karena mereka paling paham tempat di Bandung. Jika terjadi laka-lantas, penyewa juga tidak bertanggung jawab, karena yang mengemudi adalah sopir dari perusahaan. Makin aman deh.
Bookingnya bisa bayar di tempat ya saat mobil datang menjemput. Mau? yuk whatsapp di bawah ini.