Jl. Marga Asri No.11, Buahbatu, Bandung

Rute Bogor ke Bandung Naik Motor – Kalau kamu berencana pergi dari Bogor ke Bandung naik motor, salah satu hal yang paling membuat khawatir tentu saja macet. Apalagi kalau tujuan akhirnya adalah Lembang atau kawasan Bandung Utara. Melewati jalur kota memang bisa menjadi pilihan, tetapi ketika lalu lintas sedang padat, perjalanan bisa terasa jauh lebih lama dari perkiraan.

Untungnya, ada jalur alternatif yang bisa kamu coba loh! Jalur ini mengambil arah dari Puncak Bogor menuju Cianjur, Padalarang, Cisarua, kemudian masuk ke kawasan Lembang. Jadi, kamu tidak perlu melewati pusat Kota Bandung terlebih dahulu untuk mencapai kawasan Bandung Utara.

Juga, jalur ini tidak hanya berguna kalau tujuanmu Lembang. Setelah masuk kawasan tersebut, ada beberapa pilihan jalan yang nantinya bisa membawa kamu menuju Bandung kota maupun daerah lainnya. Jadi, Lembang dalam panduan ini lebih tepat dianggap sebagai titik akhir rute utama, bukan berarti kamu hanya bisa berhenti di Lembang.

Kalau tujuanmu memang ingin liburan ke Lembang, Cikole, Parongpong, atau kawasan Bandung Utara lainnya, jalur ini bisa menjadi alternatif karena titik kemacetannya tidak sebanyak ketika kamu harus masuk melewati Kota Bandung terlebih dahulu.

Panduan Rute Puncak Bogor Ke Bandung Naik Motor Tanpa Lewat Kota

Rute Bogor ke Bandung Naik Motor Anti Macet

Rute ini cukup efektif kalau kamu ingin pergi ke arah Lembang, Bandung, karena kamu tidak perlu masuk ke pusat kota terlebih dahulu. Tapi, apakah setelah sampai Lembang kamu tetap bisa pergi ke Bandung kota? Bisa.

Nantinya ada beberapa jalan yang bisa menghubungkan kamu ke kawasan kota dan tempat lainnya di Bandung. Supaya lebih mudah dibayangkan, perjalanan akan dimulai dari Cisarua, Puncak, kemudian bergerak ke arah Cianjur dan Padalarang sebelum masuk ke jalur Cisarua menuju Lembang.

1. Mulai Perjalanan dari Cisarua, Puncak

Titik awal perjalanan kali ini adalah Cisarua, Puncak. Kalau lokasi kamu saat ini tidak berada di Cisarua, kamu bisa menuju titik tersebut terlebih dahulu. Setelah sampai di area ini, barulah ikuti jalur yang akan membawa kamu menuju Bandung melalui rute alternatif.

Dari jalur Puncak, lanjutkan perjalanan ke arah yang sudah ditentukan hingga nantinya kamu melewati kawasan Cianjur kota. Di bagian ini, kamu tidak perlu terburu-buru mencari jalan alternatif. Ikuti jalur menuju Padalarang.

Setelah perjalanan berlanjut dan kamu mulai mendekati kawasan Padalarang, kamu nantinya akan melewati Pasar Padalarang. Nah, mulai dari sini kamu perlu lebih memperhatikan arah jalan.

Setelah melewati kawasan pasar, bersiap untuk mengambil belok kiri menuju Jalan Panaris. Dari Jalan Panaris, perjalanan kemudian dilanjutkan hingga kamu menemukan arah menuju Jalan Ciloa. Ambil jalur tersebut, kemudian tinggal ikuti jalan sampai akhirnya kamu menuju kawasan Cisarua.

Bagian ini memang membutuhkan perhatian lebih karena kamu akan melewati beberapa percabangan. Jadi, kalau belum familiar dengan jalurnya, jangan hanya mengandalkan ingatan. Kamu bisa menggunakan aplikasi navigasi sebagai pendamping sambil tetap memperhatikan rambu dan kondisi jalan secara langsung.

Yang perlu diingat, tujuan dari rute ini bukan membawa kamu masuk ke pusat Kota Bandung terlebih dahulu. Kita justru akan mengarah ke Bandung Utara melalui jalur Cisarua dan kemudian masuk ke Lembang.

2. Masuk ke Kawasan Lembang

Setelah melewati kawasan Cisarua, perjalanan akan mulai membawa kamu mendekati Lembang. Nantinya kamu akan menemukan penanda jalan yang menunjukkan bahwa kamu sudah memasuki kawasan Lembang.

Dari sini, lanjutkan perjalanan sampai menemukan pertigaan menuju Sersan Bajuri. Nah, di pertigaan ini kamu sudah perlu menentukan arah berdasarkan tujuan akhir. Kalau kamu ingin langsung menuju Bandung kota, kamu bisa mengambil arah kanan. Namun, kalau tujuanmu memang Lembang, ambil belok kiri.

Setelah mengambil arah kiri, lanjutkan perjalanan.

Semakin jauh berjalan, kamu mungkin akan menemukan suasana jalan yang terasa familiar. Pemandangannya bahkan bisa mengingatkan kamu pada suasana Pasir Angin, Puncak. Kalau sudah mulai merasakan suasana seperti ini, artinya perjalananmu sudah semakin dekat dengan jalan utama Lembang.

Setelah beberapa waktu, kamu akan kembali menemukan pertigaan. Di sinilah kamu kembali bisa menentukan tujuan. Kalau ingin melanjutkan perjalanan menuju Lembang, Cikole, dan daerah lainnya, ambil arah kiri. Sementara kalau tiba-tiba berubah pikiran dan ingin menuju Bandung kota, kamu bisa memilih arah kanan.

Jadi, tidak perlu khawatir kalau tujuan awalmu bukan Lembang. Jalur ini tetap memberikan pilihan untuk melanjutkan perjalanan menuju kawasan lain setelah kamu mencapai titik tersebut. Yang paling penting, pastikan kamu sudah menentukan tujuan sebelum mengambil percabangan agar tidak perlu terlalu sering berhenti untuk mencari arah.

Dan kalau kamu menggunakan aplikasi navigasi, sebaiknya tetap perhatikan kondisi jalan secara langsung. Jangan sampai terlalu fokus mengikuti peta sampai mengabaikan rambu, kendaraan lain, atau kondisi medan di depan.

Baca juga: Lagi Touring Ciwidey Bandung? Nih Pilihan Full Day Eating Terbaik

Apakah Rute Alternatif Puncak Bogor Ke Bandung Ini Aman Naik Motor?

Panduan Rute Bogor ke Bandung

Secara umum, jalur ini bisa digunakan untuk perjalanan menggunakan motor. Namun, ada satu tantangan yang perlu kamu ketahui sebelum memilihnya. Kamu akan bertemu dengan tanjakan yang lumayan di kawasan Cisarua.

Bagi pengendara yang sudah terbiasa melewati jalur pegunungan, tanjakan seperti ini mungkin bukan masalah besar. Tetapi kalau kamu jarang motoran melewati jalur dengan kontur naik-turun, bagian ini tetap perlu diantisipasi. Pastikan kondisi motor dalam keadaan baik sebelum berangkat. Terutama rem, ban, dan kondisi mesin.

Selain tanjakan, sebaiknya perhatikan juga waktu keberangkatan. Kalau kamu baru akan berangkat sore hari atau kemungkinan tiba ketika malam sudah cukup larut, sebaiknya pertimbangkan kembali menggunakan jalur ini. Kenapa?

Karena beberapa bagian jalur cukup gelap ketika malam. Terutama ketika melewati jalan penghubung antara Parongpong menuju Lembang. Kalau kamu bukan warga lokal atau belum pernah melewati jalur tersebut, kondisi jalan pada malam hari biasanya gelap gulita.  Belum lagi medannya yang memiliki cukup banyak belokan tajam.

Bagi warga lokal yang sudah terbiasa melewatinya, kondisi seperti ini mungkin sudah biasa. Namun, kalau kamu baru pertama kali lewat, kamu bisa cukup kaget ketika menemukan tikungan-tikungan tersebut.

Karena itu, kalau ingin mencoba rute Bogor ke Bandung naik motor ini, waktu keberangkatan menjadi salah satu hal yang perlu kamu perhitungkan. Kalau memungkinkan, berangkatlah cukup awal sehingga kamu bisa melewati bagian-bagian jalur tersebut ketika kondisi masih terang. Selain membuat pandangan lebih jelas, berkendara pada siang hari juga membuat kamu lebih mudah mengenali kondisi jalan dan percabangan yang dilewati.

Jangan memaksakan diri hanya demi menghindari macet. Kalau kondisi sudah sore, cuaca kurang mendukung, badan lelah, atau kamu merasa tidak cukup familiar dengan medan, memilih jalur yang lebih kamu kenal itu pilihan terbaik.

Baca juga: Di Bawah 200 Ribuan Dapat Penginapan Murah di Ciwidey, Ini Dia 3 Rekomendasinya!

Mau Keliling Bandung Tanpa Motoran Tapi Bebas? Sewa Mobil Saja di Sini

Sewa Mobil Bandung Innova 1.7 Jutaan Keliling Kota Bandung Seharian

Motoran dari Bogor ke Bandung memang punya sensasi tersendiri. Bisa berhenti kapan saja, lebih mudah melewati jalan tertentu, dan tidak perlu terlalu pusing mencari tempat parkir yang besar. Untuk sebagian orang, perjalanan menggunakan motor menjadi bagian dari keseruan liburan.

Tapi, ada satu hal yang tidak bisa dihindari: capeknya. Belum lagi kalau tiba-tiba hujan. Sudah jauh-jauh motoran dari Bogor, kemudian harus berhadapan dengan udara dingin, kehujanan, pakaian basah, sampai badan pegal setelah berjam-jam berkendara.

Kalau tujuanmu sebenarnya ingin keliling Bandung dengan bebas tetapi tetap nyaman, sewa mobil bisa menjadi alternatif dari motoran. Apalagi sekarang cukup banyak tempat sewa mobil di Bandung yang menyediakan kendaraan sekaligus driver. Jadi, kamu tidak harus menyetir sendiri sepanjang perjalanan.

Kalau ingin jalan-jalan dengan lebih santai, kamu bisa mencoba layanan sewa mobil dari sewaalphardbandung.com.

Biaya sewanya menggunakan sistem all in, sehingga beberapa kebutuhan perjalanan sudah termasuk dalam biaya yang dibayarkan di awal. Mulai dari driver, makan driver, BBM, parkir, hingga tol sudah termasuk sesuai ketentuan layanan. Artinya, kamu bisa mengetahui biaya yang perlu disiapkan tanpa harus terlalu sering mengeluarkan uang tambahan selama perjalanan.

Opsi ini juga paling realistis dan nyaman, apalagi kalau kamu niat jalan-jalan bersama keluarga atau rombongan dan ingin berkeliling ke beberapa tempat sekaligus. Kamu tinggal duduk di dalam mobil, menentukan tempat yang ingin dikunjungi, lalu biarkan driver yang mengurus perjalanan.

Kalau tertarik, kamu bisa menghubungi 0811-2024-1755 untuk menanyakan cara booking, unit kendaraan yang tersedia, serta pilihan durasinya. Admin nantinya bisa menjelaskan detailnya sebelum kamu menentukan pilihan.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!